Sarana promosi online yang saat ini menjadi salah satu primadona bagi entrepreneur menjadi pilihan untuk mempopulerkan sebuah bisnis yang paling potensial. Berbeda dengan media promosi konvensional atau media promosi elektronik lainnya sebagaimana media promosi iklan televisi, media promosi online lebih memiliki beberapa kelebihan. Dengan menjalankan campaign atau kampanye iklan yang benar tentu akan bisa menghemat biaya atau budget promosi online yang Anda gunakan tetapi masih tetap efisien.
Media promosi facebook atau facebook ads merupakan salah satu pilihan atau alternatif yang tentunya bisa Anda maksimalkan untuk melakukan kampanye atau campaign iklan Anda. facebook yang memiliki jumlah user terbesar di dunia, tentunya facebook akan memberikan banyak penawaran keuntungan dalam menggapai target market yang Anda inginkan. Yang harus Anda perhatikan adalah sekali-kali ada beberapa kekeliruan mendasar yang selalu dilakukan pihak pengiklan (Anda) dalam menjalankan campaign atau kampanye iklannya.
Berikut ini akan kita bahas 5 kesalahan umum tersebut, sehingga kita bisa menghindarinya dan dapat menjalankan promosi lewat Facebook yang lebih efektif dan efisien.
1. Terlalu Banyak Membuka Iklan
Di dalam sistem facebook Ads salah satu faktor untuk penetapan kisaran biaya iklan adalah konten yang diiklankan. Dari setiap konten yang Anda kampanyekan sebagai iklan akan di hitung menurut sistem facebook Ads sehingga akan muncul nominal yang akan ditagihkan atau dibebankan kepada Anda sebagai pengiklan.
Hal yang harus Anda waspadai atau perhatikan sebagai pengiklan adalah untuk mempertimbangkan banyaknya konten yang akan Anda promosikan sebagai iklan. Apabila jumlah konten yang Anda promosikan terlalu banyak, tentu akan membuat seolah-olah memberikan kesan bahwa usaha atau bisnis yang Anda jalankan akan lebih dikenal serta mendatangkan konversi melalui penjualan produk Anda. Padahal belum tentu kesuksesan kampanye atau promosi iklan itu didasarkan dengan banyaknya jumlah konten yang Anda promosikan, tetapi bagaimana cara untuk membuat konten iklan yang bisa efektif membidik target audience atau market dengan sangat spesifik.
Hal yang perlu Anda perhatikan sebagai pengiklan tentang fitur Boost Post yang telah disediakan pihak facebook, fitur ini terletak pada bagian bawah dari posting tersebut ada tulisan Boost Post yang fungsinya untuk mengiklankan postingan tersebut dengan memakai Facebook Ads.
Fitur ini layaknya umpan bagi para pengiklan agar membuat atau membuka lebih banyak promosi iklan, jika menggunakan fitur tersebut langsung di posting Anda maka secara otomatis posting Anda akan diiklankan oleh facebook. Apabila tidak bijak dalam memanfaatkan fitur tersebut dikhawatirkan biaya atau cost yang anda bayarkan bisa membengkak tetapi dengan hasil konversi yang kurang signifikan atau maksimal.
2. Konten bersifat Terlalu Umum
Sering kali di temui konten-konten periklanan facebook yang memiliki sifat terlalu umum dengan menggunakan bahasa atau media lain seperti gambar ataupun video sehingga target market yang di bidik kurang sesuai dengan rencana. Bila di ambil contoh sebagai berikut apabila iklan yang Anda buat untuk target pasar lokal atau Indonesia namun di dalam pengemasan iklan dalam konten entah itu teks ataupun video memakai bahasa yang kurang tepat atau kata lain menggunakan bahasa asing. Hal ini akan mendapatkan hasil yang tidak efektif atau maksimal serta akan menghabiskan budget iklan yang kurang efisien dengan tanpa hasil yang pasti.
Dengan uraian sebagai berikut penilaian konten iklan yang terlalu umum bisa dilihat dari segi pandang dari makna yang terkandung didalamnya . Konten iklan ini bisa dinilai dari bobot akan pesan, budaya atau kebiasaan (kearifan) lokal yang ada. Sebagai gambarannya adalah apabila Anda memasang konten iklan dengan target audience pasar lokal atau Indonesia dengan penawaran konten iklan alat kb atau alat kontrasepsi hal ini pastinya akan susah masuk dikalangan awam. Dengan alasan produk-produk alat kb atau alat kontrsepsi meskipun hal yang umum atau wajar, namun keberadaan produk-produk tersebut masih tabu bagi sebagian masyarakat Indonesia. Untuk itu sebisa mungkin diusahakan untuk membuat konten iklan yanglebih spesifik (khusus) serta efisien (pantas) dan sesuai.
3. Iklan Terkesan “Memaksa”
Didalam membuat konten untuk periklanan facebook Ads sebaiknya tidakmenggunakan konten iklan yang terkesan memaksa , tetapi alangkah baiknya membuat konten iklan yang lebih edukatif dan soft untuk bisa menarik perhatian audienceatau market Anda . kesalahan menggunakan konten yang terkesan memaksa ini seakan-akan menjadi sindrom yang sering dijumpai di media periklanan modern. Penayangan atau kampanye konten iklan yang mengedepankan identitas diri Anda, produk Anda, atau bisa juga anjuran atau bujukan guna memakai produk, hal ini bisa menjadi kurang berkenan apabila di lakukan.
Dengan tumbuh pesatnya dunia internet saat ini membuat konsumen online telah meningkat , hal ini perlu menggunakan sisi humanis sebagai tahap pendekatan dengan cara-cara yang lebih baik atau kreatif sehingga bisa mengundang audience dari target market yang Anda sasar daripada memaksa audience atau market Anda melalui konten iklan. Alangkah baiknya apabila Anda menyuguhkan konten iklan yang sebisa mungkin mampu menghibur audience Anda serta mampu mengarahkan calon konsumen berminat terhadap bisnis yang Anda jalankan secara tidak langsung. Pada saat calon konsumen atau audience market Anda sudah mempunyai minat dengan menyukai bisnis atau usaha Anda, maka tahap selanjutnya pengenalan.
4. Tidak Tes Gambar
Untuk mendapatkan performa iklan terbaik, ingatlah selalu untuk mengetes gambar Anda. Buatlah beberapa gambar berukuran 1200×444 px untuk campaign ‘Page Likes’ Facebook Ads atau gambar square untuk materi tipe ads ‘Boost Post’. Dengan membuat beberapa gambar, Anda dapat membandingkan beberapa gambar tersebut dan memilih satu atau lebih yang paling menarik sebagai campaign iklan Anda. Semakin menarik gambar Anda, iklan Anda berpotensi untuk tampil lebih baik lagi.
Pada tahap ini jangan lupa untuk melakukan tes gambar Anda untuk mencapai penampilan iklan terbaik. Dengan membuat beberapa gambar berukuran 1200x444 px buat kampanye Page Likes pada Facebook Ads atau bisa juga membuat gambar square buat materi tipe ads Boost Post. Beberapa gambar yang telah Anda buat , lakukan perbandingan gambar-gambar tersebut untuk memilih satu atau beberapa gambar yang sekiranya menarik untuk kampanye iklan facebook ads Anda. Iklan Anda berpotensi mencapai penampilan terbaik apabila gambar –gambar itu semakin menarik lagi.
Gunakan jumah teks tidak melebihi 20% hitungan px, hal ini sudah menjadi ketentuan aturan penting dari Facebook. Apabila jumlah teks iklan Anda terlalu banyak atau melebihi dari 20%, maka cobalah untuk mengurangi proporsi teks gambar serta menggunakan Tools ini untuk memeriksanya atau mengetesnya sehingga bisa diketahui segera kualitas peringkat teks gambar Anda.
Lihat Gambar :
Apabila Anda ingin aman seterusnya maka, teks gambar Anda apabila tidak boleh melebihi dari 20% atau boleh kurang dari 20%, akan tetapi lain halnya apabila teks gambar Anda kedapatan melebihi dari 20% maka berhati-hatilah akun facebook ads Anda rentan akan kena suspend dari pihak facebook, walaupun diawalnya masih bisa diluluskan.
Dan apabila gambar Anda tidak memiliki teks atau hanya sedikit teks yang terkandung dalam gambar , maka Anda bisa tidak menggunakan atau melewati alat testing gambar yang disediakan oleh pihak facebook.
5. Interest yang Terlalu Melebar dan Jangkauan Lokasi yang Terlalu Luas
Terkadang di dalam menarget audience atau market kampanye iklan , jangkauan atau lingkup wilayah yang di bidik para pelaku ecommerce ini sangat terlalu luas atau kurang spesifik, sedangkan produk yang ditawarkan atau dijual masih banyak di pasaran serta kemungkinannya dari setiap wilayah ada beberapa reseller dari produk serupa.
Atau bisa di ambil contoh lain seperti iklan loker (lowongan pekerjaan). Kampanye iklan lowongan pekerjaan yang bisa di akses atau di lihat oleh orang se-indonesia tetapi penempatan pekerja atau tenaga kerjanya berada di wilayah kota Surabaya. Hal ini memang mempunyai efek statistic performa kampanye iklan mampu menjangkau banyak orang akan tetapi untuk konversi rendah. Sekali lagi apabila hasil yang didapat kurang memenuhi harapan atau keinginan maka, sebaik nya analisa kembali sasaran target audience dengan sangat spesifik berdasarkan demography, geography, timing, behaviour, serta connection.
• Demography: usia, jenis kelamin
• Geography: lokasi (negara, kota besar, jangkauan mil)
• Timing: hari dan jam berapa iklan anda aktif
• Behaviour: pengguna mobile, tablet, smartphone, wifi based, digital marketer, dsb
• Connection: membidik teman – temannya dari fans anda / tidak membidiknya
Oleh sebab itu, sebelum Anda mulai kampanye iklan … pastikan terlebih dahulu bahwa Anda sudah benar-benar kenal karakter dari target audience yang ingin Anda targetkan atau bidik. Sehingga kampanye iklan Anda benar-benar tertarget dengan biaya akan semakin murah serta memiliki performa iklan yang akan lebih baik pula.
Terima kasih telah membaca artikel saya ini dan semoga bisa bermanfaat. 😌
PS: Jika Anda suka atau merasa artikel ini bermanfaat, tolong SHARE melalui tombol Social Media yang kami sediakan. Terimakasih 


Terima kasih atas kunjungan para imers ke blog internet marketing solusi, silahkan memberi sumbangsih komentar dengan tetap menjaga etika serta kesopanan dalam berbagi ilmu serta pengalaman.